Cari artikel berdasarkan kategori:

29 September 2009

Tooooobat (taubat).

Secara umum, tobat adalah: kembali ke jalan yang benar setelah melaksanakan kesalahan.
Ini sangat penting, karena ini adalah jalan untuk kita menghapus dosa-dosa dan kesalahan yang telah kita perbuat. Coba bayangkan, apa jadinya bila di dunia ini, di kehidupan ini, tidak ada "tobat". Apa kita mampu masok sorga dengan kesalahan dan dosa-dosa yang terus menumpuk tanpa bisa di hilangkan? Jadi, tobat ternyata adalah salah satu (dari sekiaan buuanyak) wujud kasih sayang Allah kepada kita. Subhanallah.



Karena itu, kita harus bisa melakukan tobat dengan benar. Berikut adalah tahapan-tahapan tobat:
1. Menyadari kesalahan.
2. Menyesai kesalahan.
3. Minta maaf kepada:
  • > Allah (istighfar).
  • > Orang yang disalahi.(psst! Sebenarnya tidak (terlalu) jadi masalah bila orang yang kita ajak meminta maaf tidak mau memaafkan (walaupun sebenarnya kita harus memperbaiki hubungan persaudaraan denganya), tapi lain soal bila yang tidak memaafkan itu orang tua).
Ada suatu hadits: "Tidak ada dosa besar apabila selalu disertai minta maaf, dan tidak ada dosa kecil apabila tidak minta maaf dan berulang-ulang".

4. Berjanji tidak akan mengulangi.
5. menutupi kesalahan masa lalu dengan amal shaleh.
(perlu contoh tentang langkah-langkahnya? klik disini)

Maka, mulai sekarang bila kita melakukan kesalahan, cepat-cepatlah beristighfar dan bertobat. Dan jangan menunda-nunda tobat, karna kita tidak tau, kapan kita akan meninggal. Kan enakan kalo melakukan kesalahan langsung tobat (yang sungguh-sungguh lho ya..), ben ayem.



24 September 2009

Malu

Malu adalah perasaan yang menimbulkan keengganan melakukan sesuatu yang rendah atau tidak baik.

Berikut beberapa hadits tentang malu (sudah di simpel-kan)....
  • >Iman memiliki 70 cabang. Yang paling utama ialah ucapan : "laailahailallah'. Dan yang paling rendah adalah menyingkirkan duri dari jalan. Malu adalah salah satu dari cabang iman.

  • >Saat Rasulullah dan sahabat bercakap-cakap, Rasul berkata : "Malulah kamu pada Allah.". Lalu salah seorang sahabat menjawab, "Saya sudah malu, ya Rasul.". Lalu Rasul berkata :"Bukan begitu, tapi malu pada Allah ialah jika kamu memelihara kepala dan isinya, memelihara perut dan isinya, ingat mati dan cobaan, barang siapa yang mengharap kehidupan akhirat, maka dia akan meninggalkan keindahan hidup dunia, dan menomer-1-kan akhirat. Barang siapa sudah melakukan itu semua, maka itulah malu pada Allah.".

  • >Bila Allah ingin membinasakan hambanya, maka:
- Dicabut malunya, maka timbul pembenci dan yang dibenci.
- Dicabut amanahnya, maka timbul pengkhianat dan yang dikhianati.
- Dicabut rahmatnya, maka timbul pengutuk dan yang dikutuk.
lalu... dicabutlah islamnya..

  • >Malu itu ada 3 :
  1. 1.Malu pada Allah (hadits no.2), Seperti perasaan apabila kita tidak sholat.
  2. 2.Malu pada diri sendiri, Seperti perasaan bila kita tidak menutup aurat.
  3. 3.Malu pada orang lain, seperti perasaan saat kita (terlanjur) tidak amanah.

    16 September 2009

    Canda nabi ...( lagi..)

    Suatu hari, ada seorang sahabat yang yang miskin, datang kepada Rasulullah. Dia memohon, agar Rasulullah memberikanya sebuah tunggangan. Lalu, nabi berkata : " Baiklah, kau akan kuberi anak unta (,) betina " . lalu sang sahabat pun berkata " Ya Rasulullah, bagaimana bisa anak unta yang masih kecil itu sanggup menjadi tunggangan?". Seraya tersenyum Rasul berkata "Bukankah setiap onta adalah anak onta betina?"

    Dari sini kita tau... Rasul itu, walaupun bercanda, tapi tetap tidak bohong...hebad
    Free Lamp MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com