Cari artikel berdasarkan kategori:

04 Desember 2009

Munculnya Tokoh Pembaharuan Dalam Islam

Arti sebuah hadits:" Sesungguhnya Allah mengutus untuk umat ini di awal tiap seratus tahun sekali, orang yang memperbaharui agamanya (islam) ".


Pengertian dari hadits di atas kurang lebih adalah.., bahwa tiap seratus tahun sekali, akan ada seorang tokoh yang akan memperbaharui agama islam ini. Tentu tokoh ini merupakan mukmin yang bertauhid. Bisa saja orang ini adalah seorang Ilmuan islam, bisa saja sebagai pemimpin (raja/presiden/sultan/dll), atau juga saja yang lain. Kenapa tokoh pembaharuan ini begitu penting? Untuk menjawab pertanyaan tadi, kita harus mengetahui pentingnya pembaharuan dalam islam. Sebelumnya kami akan membagi pembaharuan menjadi dua, pokok dan cabang.

  • # Pokok = Aqidah, Akhlaq, Ibadah.
  • # Cabang = Mu'amalah, Duniawiyah, dll.

`Dalam arti pembaharuan untuk pokok, pembaharuan berarti mengembalikan kepemahaman umat kepada yang benar, yang awal murni islam. Bukan dikembangkan, karena bila hal-hal pokok ini dikembangkan, maka berarti mengubah hal-hal seperti Ibadah, Aqidah, Akhlaq, dan lain-lain. Kita bisa mengibaratkan hal ini seperti apabila kita menserviskan motor. Tiap kita menserviskan motor kita, tentu kita mengembalikan keadaan (sistem) motor seperti semula. Dan tentu kita tidak boleh merubah apa yang sudah menjadi ketentuan motor kita. Misalnya, motor kita menggunakan bensin sebagai bahan bakarnya, tentu kita tidak menggunakan solar untuk motor kita.

Sedangkan arti pembaharuan untuk cabang, kita harus mengembangkannya agar islam tidak tertinggal dan kalah dalam mengikuti perkembangan zaman. Dalam hal ini, banyak yang berhubungan dengan syari'ah. Contohnya, seperti masalah hukum kartu ATM, para ilmuan islam terus mempelajari hukumnya agar umat dapat memberi arahan bagi umat islam di dunia. Jadi, masalah ini (pembaharuan cabang) akan terus berkembang karena segala sesuatu zaman sekarang pasti berbeda dari zaman Rasul SAW. Untuk permisalan motor….. (nhaaa…), kita bisa mengibaratkan seperti asesoris motor... Kita harus selalu up to date dalam mengikuti perkembangan jaman.. biar nggak kelihatan jadul dan kalah 'ma yang laen..

Disini kami akan memberikan dua contoh yang diyakini/disepakati oleh para 'ulama sebagai dua tokoh pertama yang muncul. Tokoh-tokoh ini tidak langsung muncul begitu seratus tahun setelah nabi SAW meninggal. Dan kapan kepastian start-nya juga tidak dapat dipastikan. Apakah dari lahirnya sang tokoh pertama, atau dari masa 'puncak'/'matang'-nya produktifitas tokoh pertama…. Atau bisa juga berawal dari masa yang lain…. Wallohua'lam…..

Dua tokoh pertama itu adalah:

  1. 1. Ummar bin Abdul Aziz (Khalifah Umawiyah)

    Pada zamanya, sulit menemukan orang miskin di daereah kekuasaannya. Itu bisa terjadi karena penerapan zakat yang baik pada zamanya. Pada akhirnya, karena baitul maal kesulitan mencari fakir-miskin untuk disaluri zakat, uang zakat itu digunakan untuk memodali usaha para tahanan yang bebas dari penjara. Karena itu, sampai para kriminal pun akhirnya menghormati Khalifah Ummar bin Abdul Aziz.

  2. 2. Imam Syafi'I (Ulama, 150HGaza-204HMesir)

    Beliau mengembangkan cabang ilmu baru (pada zamanya), yaitu Ushul Fikih (ilmu pokok bagi ilmu fikih).


Siapakah tokoh pembaharuan islam abad 21?

0 komentar:

Free Lamp MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com